Pages

Tuhan Yang Menyelesaikan!

"Tuhan akan menyelesaikann bagiku! Ya Tuhan, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; Janganlah kau tinggalkan perbuatan tangan-Mu!" Mazmur 138:8
Daud bisa berkata, "Tuhan akan menyelesaikan bagiku!" karena ia tahu bahwa Tuhan adalah pemegang kendali hidupnya dan Dia pasti akan mengarahkannya pada suatu tujuan akhir yang sama. Tuhan berkata, "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." (Yeremia 29:11)

Tuhan iti Mahakuasa sehingga Ia dapat mengatur setiap peristiwa demi peristiwa dalam kehidupan kita sesuai dengan rancanganNya. seringkali kita sulit menerima cara kerja Tuhan yang sepertinya tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, terlebih lagi bila peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidup kita begitu mennyakitkan. Tetapi sebenarnya di atas segala peristiwa yang terjadi dalam hidup kita Tuhanlah yang memegang kendali dan melakukan apa yang Ia kehendaki. Contohnya adalah Yusuf yang diperlakukan dengan jahat oleh saudara-saudaranya. Dalam peristiwa tersebut seolah-olah tuhan tidak peduli dan membiarkan Yusuf hidup dalam penderitaan. Tetapi dalam peristiwa tersebut nyata benar apa yang direncanakan Tuhan dalam hidup Yusuf. Hal itu diakui Yusuf bahwa melalui perbuatan saudara-saudaranya Tuhan turut bekerja. Yusuf berkata, "Maka Allah telah menyuruh aku mendahului kamu untuk menjamin kelanjutan keturunanmu di bumi ini dan untuk memelihara hidupmu, sehingga sebagian besar dari padamu tertolong. Jadi bukanlah kamu yang menyuruh aku kesini, tetapi Allah; Dialah yang menempatkan aku sebagai bapa bagi firaun dan tuan atas seluruh istananya dan sebagai kuasa atas seluruh tanah mesir." (Kejadian 45:7-8).

Yusuf mengakui bahwa semua yang terjadi dalam hidupnya adalah karena campur tangan Tuhan. Mungkin kita berpikir bahwa hanya terhadap Yusuf saja Tuhan menyatakan jalan-jalannya yang ajaib, padahal Tuhan pun memiliki rencana yang indah atas hidup kita.

"Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis bagi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari kitab suci."
(Roma 15:4).

0 comments:

Post a Comment