"Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainnkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal." (2Korintus 4:18)
Pada umumnya orang beranggapan bahwa berkat Tuhan itu identik dengan uang atau kekayaan(materi) yang tampak terlihata jelas secara kasat mata, sehingga kitapun menyimpulkan bahwa keadaan seseorang diberkati Tuhan selalu ditandai dengan melimpahnya harta kekayaan yang dimilikinya: seperti rumah yang berada dikawasan elit, memiliki mobil mewah, anak-anak yang sekolah di luar negeri, atau memiliki pabrik atau usaha yang mapan dann sebagainya. Sebaliknya pula, keadaan orang yang tidak diberkati Tuhan akan ditandai dengan kehidupan yang serba pas-pasan, tinggal di kost atau rumah kontrakan, atau tidak punya kendaraan.
Benarkah demikian?
Kita tidak dapat mengukur dan menilai berkat Tuhan dari sudut materi semata-mata atau apa yang kelihatan. Bagaimanapun kondisi kita, baik itu kaya, miskin, sehat, sakit, berlimpah atau dalam kekurangan, seharusnya tidak mempengaruhi kondisi kita. Berkat Tuhan bisa datang dalam segala bentuk; berkat tidak harus materi tetapi lebih besar daripada sekedar menerima materi, tidak peduli apapun kondisi kita, sepanjang kita menerima janji Tuhan dan mampu mngucap syukur kepadanya atas apapun yanng terjadi. Inilah pengertian yang benar dari hidup yang diberkati oleh Tuhan meskipun keadaan yang sepertinya kelihatan kurang baik di pemandangan manusia. Sesungguhnya wujud nyata dari berkat Tuhan sangat beragam, walau umumnya orang lebih mudah melihat dan mengukur besarnya berkat Tuhan dari aspek lahiriah saja yaitu materi, sedangkan berkat Tuhan yang tidak berupa uang atau kekayaan akhirnya kurang kita hargai.
Kita tidak dapat mengukur dan menilai berkat Tuhan dari sudut materi semata-mata atau apa yang kelihatan. Bagaimanapun kondisi kita, baik itu kaya, miskin, sehat, sakit, berlimpah atau dalam kekurangan, seharusnya tidak mempengaruhi kondisi kita. Berkat Tuhan bisa datang dalam segala bentuk; berkat tidak harus materi tetapi lebih besar daripada sekedar menerima materi, tidak peduli apapun kondisi kita, sepanjang kita menerima janji Tuhan dan mampu mngucap syukur kepadanya atas apapun yanng terjadi. Inilah pengertian yang benar dari hidup yang diberkati oleh Tuhan meskipun keadaan yang sepertinya kelihatan kurang baik di pemandangan manusia. Sesungguhnya wujud nyata dari berkat Tuhan sangat beragam, walau umumnya orang lebih mudah melihat dan mengukur besarnya berkat Tuhan dari aspek lahiriah saja yaitu materi, sedangkan berkat Tuhan yang tidak berupa uang atau kekayaan akhirnya kurang kita hargai.
Bukankah berkat rohani: keselamatan, perlindungan, kesehatan, sukacita, damai sejahtera, kebahagiaan, umur panjang dann sebagainya lebih berharga dari uang atau kekayaan yang kita miliki? Ingat, berkat rohani tidak akan pernah bisa dibeli dengan berapapun jumlah uang atau kekayaan yang ada pada kita.
Kebahagiaan bukan terletak pada banyaknya harta di dunia, melainkan bagaimana bisa tetap mengucap syukur dan memuliakan Tuhan dengan keadaan yang ada!
0 comments:
Post a Comment